Kemudian adapula Prof. Hidayat sebagai Penguji Luar Perguruan Tinggi yang juga selaku Direktur Program Pascasarjana Universitas Tanjungpura Pontianak.

Direktur PPs UPR, Yetrie Ludang mengatakan, Sidang Promosi Doktor Sari Marlina yang digelar PPsh-UPR, merupakan salah satu wujud nyata, mencetak lulusan yang memiliki mutu, kualitas, kompetensi, inovatif dan daya saing tinggi.

“Terus terang dengan selesainya sidang Doktoral ibu Sari Marlina, merupakan bukti bahwa UPR memiliki lulusan bergelar doktor. Harapan saya semoga beliau dapat berbakti kepada masyarakat,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Sari Marlina adalah angkatan 2018 di PPS UPR, berhasil menyelesaikan pendidikannya Doktoralnya dalam 2 Tahun 7 Bulan. Beliau membawa disertasi dengan judul Peranan Gender Dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim di Kalimantan Tengah.

“Dalam fokus disertasi saya, meneliti dan mengkaji bagiamana peran gender dalam hal ini wanita yang berperan dalam pelestarian lingkungan khususnya dampak dari perubahan iklim. Contohnya aktivitas ibu rumah tangga dalam menjaga lingkungan, ketahanan pangan dan mencetak generasi bangsa dengan memberikan edukasi kepada anak untuk sadar menjaga lingkungan,” ucapnya saat dibincangi usai kegiatan.

Dijelaskannya bahwa dalam disertasi tersebut, dirinya melakukan penelitian di Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas. Dirinya menemukan fakta bahwa perempuan memiliki peran penting dalam beberapa hal.