Suhaemi berharap pertemuan ini dapat dijadikan sebagai momentum evaluasi dan introspeksi dalam rangka peningkatan mutu Karang Taruna sebagai Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang ada di masyarakat.

“Karang Taruna harus mampu mengeksistensikan diri sebagai kekuatan pembaharu yang prima, kreatif, penuh inisiatif, partisipatif, dan bertanggung jawab, dengan harapan keberadaan Karang Taruna pada masa mendatang berkembang ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Turut hadir Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Prov. Kalteng Suryanto, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Prov. Kalteng Ida Wahyuni, serta Pengurus Karang Taruna se-Kalteng.