Direktur RSJ Kalawa Atei dalam laporannya mengatakan tujuan diadakannya Customer Gathering ini untuk mempererat kebersamaan diantara karyawan RSJ Kalawa Atei dan pasien serta keluarga dan juga stakeholder. Selain itu, Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan pasien dan keluarga serta pihak terkait atas kerjasamanya dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan jiwa khususnya di Kalteng.

Peringati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei Gelar Customer Gathering
Direktur RSJ Kalawa Atei mengajak hadirin untuk peduli terhadap kesehatan mental/Foto/Tim/lintasberita1.com

“Apabila anda menemukan keluarga, saudara-saudara kita yang sudah berperilaku aneh, bicaranya ingin bunuh diri, jenuh dan lelah dengan kehidupan, jangan menganggap semua itu biasa-biasa saja. Ajak mereka untuk berkonsultasi,” ucap Direktur.

Sementara itu, Kepala Dinkes Prov. Kalteng Suyuti Syamsul dalam sambutannya menyampaikan semua orang bisa atau pernah mengalami gangguan jiwa. Contoh yang paling ringan adalah gangguan tidur. Sejak beberapa tahun lalu, itu dicanangkan Indonesia bebas pasung tahun 2013.

“Sekarang tahun 2022, ternyata masih banyak saudara kita yang dipasung. Ini karena stigma orang yang masih menyembunyikan keluarga mereka karena malu. Padahal sebenarnya kita tidak perlu malu karena yang kita obati, yang perlu diobati. Orang yang telah diobati di Rumah Sakit Jiwa itu justru tempat terbaiknya di tengah keluarga, bukan di Rumah Sakit,” katanya.