“Untuk memudahkan pengetahuan dalam mengenali gejala dan tanda stroke, disebut dengan singkatan SeGeRa, yaitu senyum mulut bengkok, gerakan tangan lemah, bicara cadel. Jadi segera berobat ≤ 4,5 jam,” ujarnya.

Dia menekankan pentingnya untuk tidak mengabaikan gejala atau tanda stroke apa pun dan menyarankan untuk segera mencari bantuan medis. Perawatan yang tepat waktu dan tepat dapat menurunkan kemungkinan kerusakan otak dan potensi kematian. Untuk mencegah stroke, ia menyarankan untuk menerapkan perilaku SMART, seperti rutin memeriksakan kesehatan, menghilangkan paparan asap rokok, menjaga gaya hidup aktif, menjaga pola makan seimbang, istirahat yang cukup, dan mengelola stres secara efektif.

Sementara itu, Direktur RSJ Kalawa Atei Seniriaty mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan pasien dan keluarganya mengetahui deteksi dini stroke dan cara pengobatannya. “Penyuluhan ini sekaligus untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa RSJ Karawa Atei kini telah membuka layanan neurologi,” ujarnya.

Selain itu, ia menyebutkan bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai layanan yang diberikan RSJ Kalawa Atei dapat mengikuti akun Instagram @rsj.kalawaatei. Saat ini layanan Neurologi ditawarkan pada hari Selasa dan Kamis pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. *#TIM#* www.lintasberita1.com