Ketua RT 008/RW 013, Suhada, mengatakan kawasan pengaringan lingkar luar menjadi salah satu wilayah yang kerap terdampak banjir ketika musim hujan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat penanganan agar genangan tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap lingkungan permukiman.

Menanggapi aspirasi tersebut, Faridawaty memastikan setiap masukan masyarakat akan dicatat sebagai bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan serta kemampuan pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain persoalan banjir, warga juga mengusulkan pembangunan infrastruktur pendukung drainase di sejumlah lingkungan. Ketua RT 007/RW 013, Wilis, menyampaikan kawasan Blok D dan Blok E hingga kini belum memiliki parit. Karena itu, pembangunan drainase dinilai diperlukan untuk memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan.

“Penanganan infrastruktur lingkungan perlu dilihat secara menyeluruh karena satu persoalan dapat berkaitan dengan persoalan lainnya, termasuk kondisi drainase yang berpengaruh terhadap kualitas lingkungan dan aktivitas masyarakat,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Yeti, warga Kalibata 08. Ia mengatakan banjir masih mengganggu sejumlah rumah warga ketika hujan turun. Kondisi parit yang dipenuhi rumput juga membuat aliran air menjadi terhambat.