Warga juga mengusulkan semenisasi Jalan S. Parman, khususnya Gang Simponi dan Gang Patra. Perbaikan drainase di sekitar Pasar PU yang terhubung hingga Gang Sepakat turut menjadi perhatian karena berkaitan dengan kelancaran aliran air.

Selain itu, Bambang menyampaikan persoalan sejumlah titik jalur hijau, terutama terkait kejelasan tapal batas jalur hijau yang masih menjadi perhatian masyarakat.

Aspirasi lain disampaikan Jamalun, warga RT 01/RW 08 Kelurahan Langkai, kawasan belakang Alin Foto. Ia mengatakan sejumlah usulan pembangunan yang telah disampaikan hingga tingkat musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) selama sekitar 10 tahun belum mendapatkan bantuan.

Salah satu kebutuhan mendesak, menurutnya, adalah perbaikan jalan titian di belakang Alin yang mengalami kerusakan hingga terputus. Warga juga mengusulkan pembangunan sumur bor beserta mesin di tiga titik sebagai sarana pemenuhan kebutuhan air sekaligus antisipasi kebakaran.

Sementara itu, Suprianto, Ketua RT 5/RW 15 Jalan Perintis, menyampaikan kebutuhan dukungan bagi anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Langkai yang selama ini terlibat dalam penanganan kebakaran. Ia menyebut pemadaman api masih kerap dilakukan dengan menggunakan anggaran pribadi anggota.

Selain sarana pemadaman, warga mengusulkan pengaspalan jalan sepanjang sekitar 200 meter menuju Masjid Perintis Permai untuk meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat di kawasan Jalan Perintis.