Palangka Raya, lintasberita1.com – Suatu mukjizat dari Tuhan Yang Maha Kuasa, Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, SE., M.Si yang sempat dalam keadaan koma selamat dari serangan ganasnnya Covid-19 setelah selama dua minggu dirawat di RSUD Doris Palangka Raya. Sebelumnya Andrie Elia pada 12 Juli 2021 sempat batuk-batuk dan panas tinggi dan kemudian dilarikan ke RS Pambelum Palangka Raya. Kemudian dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus untuk mendapat perawatan intensif setelah dirinya dinyatakan positif terpapar Covid-19. Andrie Elia kemudian sempat dirawat di ruang ICU.

“Saya sempat koma saat itu, oxygen dalam darah saya hampir dibawah 85 persen, tapi mukjizat datang dari Tuhan Yang Maha Esa, saya dapat melaluinya dengan selamat berkat doa sahabat dan teman-teman semuanya. Saat kejadian itu disaksikan Kusnida Indrajaya (Koordinator Sekretariat Rektor),” ungkapnya saat melepas rindu dan bersilaturahim dengan sejumlah awak media melalui Zoom Meeting Jumat, 13 Agustus 2021 tepat pada usianya yang ke-62.

Bahkan Kusnida sempat mencari obat dan menghubungi hampir semua apotek diseluruh Indonesia.

“Obat kami dapatkan dari Bogor yg hari itu juga langsung mengirimkannya ke Palangka Raya,” ungkap Kusnida.

Kemudian Andrie Elia melanjutkan pengalamannya saat terpapar Covid- 19.

“Covid-19 itu nyata dan benar adanya dan saya kena covid varian baru. Virus yang ganas dan mematikan ini langsung menyerang pembuluh pernafasan ditenggorokan serta paru sementara otak kita masih sadar. Ini pembunuhan hidup- hidup,” jelasnya.S

ementara itu 14 pasien yang sama-sama dirawat yang berada disebelah tirai tempat tidurnya tambahnnya, semuanya meninggal dunia.

“Hanya saya sendiri yang selamat, sedangkan beberapa teman saya meninggal dunia. Ini suatu mukjizat dari Tuhan kalau dilihat dari kondisi saya saat itu yang dalam keadaan kritis,” katanya.

Bahkan dokter yang merawatnya, lanjutnya, sempat berucap bahwa hanya mukjizatlah yang dapat menyelamatkan saya.

“Dengan pengalaman saya ini kita harus makin memperketat penerapan protokol kesehatan karena covid-19 itu nyata. Bila perlu masker dipakai lapis tiga,” ujarnya.

Selain Andrie Elia Covid-19 juga menyerang isterinya Ny. Riap Susilawati dua orang anaknya, cucunya serta pembantu di Rumah Jabatan (Rujab) Rektor.

“Yang terpapar semuanya ada 10 orang termasuk pembantu saya. Semuanya saat ini dalam keadaan sehat,” katanya.

Andrie Elia yang sudah satu minggu berada di Rumah dinasnya ini dan dinyatakan sembuh dari virus Covid-19 ini masih dibawah perawatan dokter. Namun dengan semangat yang tinggi Andrie Elia mulai bekerja walapun melalui daring maupun zoom.

Andrie Elia dipandang masyarakat Kalimantan Tengah sebagai sosok visioner sejak pelantikannya menjadi Rektor UPR 3 tahun lalu, Universitas Palangka Raya mengalami kemajuan pesat dan masuk di peringkat 100 perguruan tinggi terbaik dan berada pada posisi ke-76 dari 4.714 perguruan tinggi di Indonesia. Semoga tetap sehat Pak dan kembali berkarya untuk bangsa.

www.lintasberita1.com #TIM#