Sementara Rektor UPR dalam sambutan dan paparan nya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan positif yang digagas oleh BEM UPR tersebut.

“Kegiatan yang dilaksanakan oleh BEM memiliki nilai konstruktif bagi masyarakat Kalteng dan Indonesia dan sejalan dengan upaya pihaknya untuk mewujudkan UPR Jaya Raya. Besar harapan, bahwa BEM senantiasa dapat berkontribusi bagi pembangunan UPR,” katanya.

Rektor juga menceritakan, bahwa beberapa waktu lalu bahkan Universitas Palangka Raya menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi di Indonesia yang diundang dalam rapat koordinasi terkait food estate oleh kementrian terkait yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan dalam kunjungan kerja beberapa waktu lalu ke kawasan Food Estate Kalimantan Tengah,” Katanya.

Dari ceritanya tersebut, Rektor berharap civitas UPR semakin tertantang dan membulatkan tekatnya serta menjawab tantangan bangsa ditengah Pandemi COVID-19, terkhusus untuk ketahanan pangan.

“Universitas Palangka Raya diminta secara langsung untuk ikut serta dan terlibat secara langsung dalam program Food Estete di Kalimantan Tengah. UPR diminta berperan aktif dan UPR diakui memiliki sumberdaya manusia yang cukup untuk mendukung program tersebut. UPR diharapkan, agar bersama BEM dapat mencetak SDM yang unggul dan berdaya saing untuk mendukung program strategis nasional tersebut,” Katanya.