Sudah menjadi komitmen sejak dirinya mengemban amanat menjadi rektor untuk memberikan kemampuan dan jerih payahnya kepada dunia pendidikan, secara khusus untuk UPR.
“Dulu diseputaran area gedung PPIIG dan gedung kembar Merah Putih ini semuanya hutan belantara. Bahkan banyak yang mempertanyakan komitmen saya untuk membuka hutan belantara ini menjadi area kampus dan saat ini saya sudah membuktikan bahwa tidak ada yang tidak bisa apabila ada keinginan yang kuat dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya di tingkat Perguruan Tinggi,” ucapnya singkat.
Sementara itu, Alumni UPR Edy Rustian yang juga Sekretaris Panitia Munas alumni UPR menyampaikan, bahwa secara pribadi dirinya terkesan dengan semangat Dr Andrie Elia dalam membangun UPR.
Katanya, tidak hanya sapras yang meningkat drastis tetapi juga membakar semangat alumni untuk peduli terhadap pendidikan dan UPR. Ungkapan rektor kepadanya, mengingatkan akan pengabdian kepada masyarakat dalam Tridarma perguruan tinggi.
“Bapak rektor secara tidak langsung mengingatkan kita akan pengabdian masyarakat Tridarma perguruan tinggi. Waktu angkatan saya tahun 2005, awalnya saya tidak pernah berpikir bahwa UPR bisa semaju ini dibawah kepemimpinan rektor hingga 1 periode kedepan. Namun saya benar-benar terkejut ketika berkunjung kembali ke UPR dan melihat kemajuan yang benar benar pesat dibawah kepemimpinan pak Andire Elia,” ungkapnya.

