Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Tengah untuk membahas persiapan pelaksanaan kegiatan FKPT Bidang Kepemudaan pada Selasa, (17/09/2024) di Ruang Vicon Kantor Kesbangpol Kalimantan Tengah. Hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Kesbangpol Kalimantan Tengah, Fajar Sriningsih; Ketua FKPT Kalimantan Tengah, Khairil Anwar; dan Kepala Bidang Kepemudaan dan Pendidikan FKPT Kalimantan Tengah, Rosna Dewita.

Dalam rapat tersebut, Khairil Anwar menyampaikan pentingnya inisiatif ini sebagai salah satu sarana untuk melibatkan anak muda dalam upaya menanggulangi radikalisme dan terorisme di Kalimantan Tengah. “Anak muda merupakan kelompok yang mudah terpengaruh oleh paham-paham ekstrem. Oleh karena itu, pemahaman yang benar tentang bahaya terorisme sangat penting untuk diberikan kepada mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fajar Sriningsih menyebutkan bahwa Kesbangpol Kalteng berkomitmen untuk mendukung penuh inisiatif ini.

“Kesbangpol akan terus bekerja sama dengan FKPT dalam program-program yang bertujuan untuk mencegah terorisme, khususnya yang melibatkan pemuda sebagai agen perubahan,” ungkapnya.

Sekretaris Badan Kesbangpol Kalteng juga menyoroti pentingnya peran pemuda dalam menjaga ketahanan nasional, khususnya di era digital yang sarat informasi.

Sementara itu, Rosna Dewita memaparkan bahwa rencana kegiatannya adalah serangkaian seminar dan lokakarya yang ditujukan bagi pemuda di berbagai daerah di Kalimantan Tengah. “Kami akan memberikan edukasi tentang cara mengidentifikasi propaganda radikal di media sosial, selain itu juga untuk menumbuhkan toleransi dan persatuan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan karakter pemuda yang tangguh dan cerdas serta tidak mudah tergoda oleh paham radikalisme. “Tujuan kami adalah untuk melahirkan generasi muda yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai katalisator perubahan,” tuturnya.

Selain perencanaan kegiatan pemuda, pertemuan tersebut juga membahas keberhasilan program “Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri” (KENDURI) yang telah dilaksanakan di Kabupaten Barito Selatan awal tahun ini. Tujuan dari program KENDURI adalah untuk mewujudkan Desa Siaga dan Tangguh dalam menghadapi ancaman terorisme.

Kegiatan KENDURI yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk pemuda dan tokoh masyarakat, berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan dari ancaman radikalisme. Program ini menjadi contoh yang baik untuk membangun ketahanan masyarakat di tingkat desa, yang diharapkan dapat ditiru di daerah lain di Kalimantan Tengah.

Dengan koordinasi yang baik antara Kesbangpol Kalimantan Tengah dan FKPT Kalimantan Tengah, diharapkan kegiatan pencegahan terorisme yang menyasar pemuda dapat berjalan lancar dan efektif, yang pada akhirnya akan menciptakan masyarakat yang lebih tanggap, tanggap, dan siap menghadapi ancaman terorisme. *#TIM#* www.lintasberita1.com