Tim dari Universitas Palangka Raya diuji oleh juri bernama Mohd Mustafa Al Bakri Abdullah, PhD, AAE, MMSET (Professor in Construction Materials of Universiti Malaysia Perlis) dari Malaysia dan Dr. Ir. Rini Nur Hasanah, S.T., M.Sc., IPM. (Head of the Electrical Power Engineering Group at the Electrical Engineering Department of Universitas Brawijaya) dari Indonesia

Tim dari Universitas Palangka Raya tersebut mempersiapkan segala hal seperti membuat Poster, File Power Point, Video Presentasi dan Full Paper selama kurang lebih satu bulan. Proses penjurian dilakukan dengan melakukan Presentasi terlebih dahulu selama 5 menit kemudian tanya jawab selama 10 menit di depan Juri melalui media Zoom Meeting. 

Dalam kompetisi ini tim dari Universitas Palangka Raya membawakan inovasi berupa pembuatan geopolimer dari abu layang yang dihasilkan dari PLTU Pulang Pisau untuk material konstruksi dengan judul “Transformation of Fly Ash from Pulang Pisau Power Plant to Geopolymer Concrete as Building Construction Material”. Penggunaan abu layang dari PLTU Pulang Pisau ini diharapkan dapat menjadi inovasi untuk memanfaatkan limbah-limbah yang dapat berbahaya bagi lingkungan. 

Setelah proses penjurian, kegiatan selanjutnya adalah exhibition, ennovation talk, hingga awarding ceremony WINTEX yang dilaksanakan pada Senin 29 November 2021. Pada acara puncak ini, tim UPR berhasil menyabet Medali Perak pada Engineering Category. Selain itu tim dari Universitas Palangka Raya mendapat SCHOLARSHIP AWARD yaitu berkesempatan mendapatkan Beasiswa Pendidikan senilai RM 10.000 untuk melanjutkan program Master Degree di Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) yang diberikan oleh CEGeoTEch dan Universiti Malaysia Perlis (UniMAP).