Sementara itu dihubungi secara terpisah Dekan FK UPR Prof Dr Syamsul Arifin membenarkan bahwa ada 18 mahasiswa yang pertama kali ikut UKMPPD ini lulus 100 persen. Setelah lulus ujian, baru mereka diambil sumpah dokter untuk menjadi dokter.

Sejak tahun 2019, menurut Prof Syamsul ini pertama kalinya, mahasiswa profesi dokter yang pertakali ujian, bisa lulus 100 persen. Biasanya, ada 1 atau 2 yang tidak lulus. “Total sudah 226 dokter yang berhasil kita cetak,” ujar Prof Syamsul.

Ujian yang dilaksanakan secara nasional ini pada 26-27 Februari ini, hasilnya diumumkan 19 Maret 2022. Hasil UKMPPD ini bisa dilihat di https://pnukmppd.kemdikbud.go.id/.

“Keberhasilan first taker 100 persen ini merupakan buah dari perbaikan yang dilakukan oleh jajaran FK UPR. Ujian dilaksanakan di FK UPR. Jika sebelum2019, kita masih ikut di ULM untuk ujian ini,” ujar Prof Syamsul.

(UKMPPD) merupakan satu-satunya ujian yang diselenggarakan oleh negara bagi calon dokter Indonesia untuk mendapatkan gelar dokternya. Ujian ini dulu lebih dikenal dengan nama Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI).

Syarat utama untuk dapat mengikuti UKMPPD adalah setiap mahasiswa kedokteran harus menyelesaikan pendidikan preklinik, klinik, dan dinyatakan lulus oleh fakultas kedokteran masing-masing.

“Dalam satu tahun, setiap peserta memiliki kesempatan untuk mengikuti UKMPPD hingga 4 kali, yang biasanya diselenggarakan pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November, dengan jarak waktu setiap 3 bulan sekali,” ujar Syamsul.