“Pemerintah Provinsi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik secara kontinyu melaksanakan pemantapan wawasan kebangsaan di berbagai kelompok strategis, seperti Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat, Ormas, Tenaga Pendidik, Pelajar, dan Mahasiswa. Dengan pemahaman itu diharapkan akan terwujud kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” imbuhnya.
Menjelang Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024, Akhmad Husain berharap agar para Guru atau Tenaga Pendidik di Kalteng ini nantinya dapat menyalurkan aspirasi dan partisipasi politiknya dalam memilih pemimpinnya, serta mengikuti seluruh proses politik tersebut dengan dengan tertib, aman, dan kondusif.

“Dengan semangat Isen Mulang, mari kita semua bersatu, bersama-sama mendukung upaya memajukan pembangunan Kalimantan Tengah demi terwujudnya Kalteng Makin BERKAH dan kejayaan NKRI berdasar Pancasila,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Uria Nanyu Lujen menyampaikan dalam laporannya bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk membangun jaringan kerja sama dengan berbagai pihak untuk pengembangan pendidikan wawasan kebangsaan tingkat lokal, nasional, dan regional sesuai peraturan perundang-undangan, serta memberikan nilai-nilai kearifan lokal bagi para Guru dan Tenaga Pendidik dalam pembentukan identitas dan jati diri bangsa dilandasi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

