Selanjutnya, saat mengemukakan tanggapan, penjelasan, dan Pemandangan Umum Fraksi tersebut, Plt. Gubernur menegaskan bahwa penyusunan rancangan APBD TA 2021 memperhatikan kebutuhan, kepentingan masyarakat, dengan adanya menyusun berbagai program dan kegiatan berdasarkan skala prioritas, diantaranya ialah bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, program pangan Food Estate, dan tentu nya penanganan pandemi Covid-19 beserta segala dampaknya.
“Penyusunan APBD tahun anggaran 2021 di lakukan dengan skala prioritas kepentingan masyarakat untuk sebagai barometer utama. Dalam masa pandemi Covid-19 ini, perhatian Pemerintah Daerah menjadi penting bagi masyarakat dalam menghadapi krisis yang terjadi,” tegas Plt. Gubernur Habib Ismail.
Pada kesempatan itu, Plt. Gubernur Kalteng pun mengajak kepada seluruh anggota DPRD Prov. Kalteng dapat untuk terus menjalin dalam pembahasan APBD Tahun Anggaran 2021 tersebut hingga disahkan. “Kami berharap, kita terus sinergi dalam proses pembahasan, sampai pada waktunya nanti Raperda ditetapkan menjadi Perda,” ucap Plt. Gubernur.
diungkapkan lebih lanjut oleh Plt. Gubernur, bahwa penjelasan, dan jawaban yang telah disampaikan mungkin masih ada kekurangan. “Apabila masih ada terdapat hal-hal yang belom jelas, bahkan pertanyaan yang belum dijawab, maka tidak mengurangi prosedur tata tertib yang berlaku, kiranya pihak Dewan yang terhormat bisa sependapat, untuk hal-hal tersebut,lebih lanjut dalam rapat kerja gabungan Komisi Dewan dan pihak Pemerintah Daerah,” tutur Plt. Gubernur Habib Ismail kemudian yang diamini oleh Ketua DPRD Prov. Wiyatno saat menutup rapur.

