“Oleh karena itu, khatib juga harus paham dan sadar bahwa apa yang keluar dari mulutnya adalah harus pesan-pesan yang membuat tenang dan damai, bukan sebaliknya justru menimbulkan masalah atau bahkan juga meninggalkan masalah. Mimbar khutbah ini juga harus kita jaga agar tidak digunakan untuk membuat pernyataan-pernyataan kontroversi”, pungkas Plt. Gubernur Kalteng.

Pada kesempatan itu juga, Plt. Gubernur Kalteng Habib Ismail mengimbau kepada para tamu dan peserta kegiatan pelatihan untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dalam situasi Pandemi Covid-19. Hal ini diharapkan agar dapat meminimalisir rantai penyebaran Covid-19.

www.lintasberita1.com *#RISMAN#*