Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Pelaksana Tugas Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menghimbau seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk terus menjaga dan meningkatkan komitmen dalam pemberantasan korupsi.

Hera Nugrahayu menyatakan, setiap insan pemerintahan, apa pun jabatannya, harus memegang teguh komitmen pencegahan korupsi.

Ya, Pelaksana Tugas Wali Kota Palangka Raya menilai pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga pengawas atau aparat penegak hukum. Namun, merupakan kewajiban seluruh insan yang berkecimpung dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Pencegahan korupsi harus menjadi prioritas kita semua. Seluruh perangkat daerah harus memastikan hal ini menjadi prioritas,” kata Hera Nugrahayu, Jumat (13/09/2024).

Hera menegaskan, seluruh prosedur administrasi dan penggunaan anggaran harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Selain itu, Perempuan Berhijab itu juga menekankan pentingnya pelaporan keuangan yang transparan dan akurat untuk mencegah terjadinya penyimpangan anggaran.

Ia meminta agar setiap pimpinan dinas dan lembaga terkait meningkatkan pengawasan internal.

Ia menyatakan, peningkatan pengawasan internal sangat penting untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan dan kredibel.

“Pelaporan keuangan yang transparan merupakan salah satu bentuk akuntabilitas kita kepada publik. Pengawasan yang baik akan mencegah terjadinya korupsi dan penyalahgunaan wewenang,” ujarnya.

Oleh karena itu, Hera menyatakan mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait untuk berkolaborasi guna menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Selain itu, Hera menekankan pentingnya edukasi dan penyadaran antikorupsi bagi aparatur pemerintah dan masyarakat.

Ia berharap seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya menjadi agen perubahan dalam mendorong budaya antikorupsi baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat.

Seluruh instansi dan pemangku kepentingan terkait harus mencontohkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dalam praktiknya.

“Kita tidak bisa hanya fokus pada pencegahan korupsi, tetapi juga penting untuk mengedukasi diri sendiri dan orang lain agar budaya antikorupsi ini dapat menyebar luas,” pungkas Hera Nugrahayu. *#TIM#* www.lintasberita1.com