“Bagi yang belum mendapatkan juara janganlah berkecil hati, karena masih ada kesempatan lagi ditahun –tahun mendatang. Saya minta peserta yang belum mendapat juara tetap semangat belajar Tahfidz Quran lebih baik lagi semoga dapat meraih prestasi yang terbaik dimasa-masa akan datang”, tutup Nuryakin.

Foto bersama Pj. Sekrataris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin dan Dewan Juri serta peserta lomba

Dalam lomba Musabaqah Tahfidz Quran Tahun 2022, peserta Terbaik 1 diraih Mur Azkiya Maulidah dari SDIT Arafah Sampit, peserta Terbaik 2 diraih Ayu Andira dari SDN 2 Sawahan Sampit, peserta Terbaik 3 diraih Abdillah Abza Al Aufi dari SDIT Asiah Sampit dan peserta Terbaik 4 diraih oleh Sulthan Daud Athaillah dari MIN 1 Langkai Kota Palangka Raya. Untuk peserta Terbaik 1 meraih Rp. 2.000.000,-, peserta Terbaik 2 meraih Rp. 1.500.000,-, peserta Terbaik 3 meraih Rp. 1.000.000,- dan peserta Terbaik 4 meraih Rp. 750.000,-.

Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Kalteng Herman dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini adalah tahun ketiga, dimana kegiatan ini sudah tiga tahun berturut-turut dilaksanakan.

“Pada Tahun ini ada seratus orang pendaftar, yang diseleksi dan menjadi 25 orang, dilombakan pada Juz khusus Juz ke-30. Peserta terdiri dari usia 6-12 Tahun. Kegiatan ini sudah kita tayangkan setiap hari selama bulan Ramadan yang sifatnya rekaman. Kami TVRI mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak hingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik”, ungkap Herman.