“Kegiatan ini sebagai upaya stabilisasi harga pangan pokok terutama beras, daging sapi, daging ayam ras, telor ayam ras, bawang merah dan bawang putih, cabai, minyak goreng dan gula pasir,” imbuh Nuryakin.

Nuryakin juga mengingatkan keberadaan Pasar Mitra Tani/Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Berkah yang ada di Dinas Ketahan Pangan, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pasokan pangan dari produsen di wilayah sentra ke TTI/TTIC di wilayah konsumen.

“TTIC harus segera mempersiapkan dan merencanakan pemenuhan ketersediaan pangan pokok dan strategis sesuai dengan prognosa kebutuhan pangan selama HBKN, dan mengatur pendistribusian pangan kepada masyarakat baik 7 melalui TTI/TTIC maupun secara langsung kepada masyarakat melalui kegiatan Gelar Pangan Murah,” tegas Nuryakin.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng Hj. Sunarti saat menyampaikan laporannya

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng Hj. Sunarti dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan dibukanya Gelar Pangan Murah adalah untuk menjaga stabilitas baik ketersediaan, stok, harga, maupun kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan akses pangan murah.

“Kegiatan ini kita lakukan tidak hanya di hari-hari besar Nasional maupun Keagaaman sebenarnya, pada saat-saat di pasar terjadi lonjakan harga dan kekurangan pasokan, kami dari Dinas Ketahanan Pangan sesuai visi kami untuk melaksanakan Gelar Pangan,” kata Sunarti.