Momentum hari kartini bukan hanya dirayakan dengan memakai baju kebaya saja, bukan hanya lomba atau seremonial lainnya. Lebih dari itu bagaimana mengenang Kartini dengan meningkatkan kualitas dan peran perempuan di segala sektor.
“Saya berharap masyarakat tidak merasa bahwa nilai dan makna Hari Kartini berkurang karena tahun ini Hari Kartini tak bisa dirayakan seperti biasanya. Tapi biarlah hari ini menjadi momentum kita mengingat pengharapan, bahwa habis gelap terbitlah terang untuk terus meningkatkan kapasitas dan peran perempuan dalam segala sektor”. terangnya.
Ia kembali menyampaikan bahwa dibalik semua laki-laki yang hebat ada Perempuan yang luar biasa. Ada banyak perempuan yang menjadi pendamping para suami memimpin negeri dan daerah, keberhasilan para pemimpin laki-laki adalah juga karena sentuhan Dharma Wanita yang telah mendharmakan hidupnya untuk memberi ketentraman kepada suaminya, menjaga lingkungan, bukan hanya membantu tugas suami dengan tangan dan kaki tetapi juga dengan hati dan kelembutan nya.
Ia menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kartini bagi seluruh perempuan Indonesia khususnya Perempuan Kalimantan Tengah. Ia berpesan agar para Perempuan senantiasa menjaga kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19, tetap menjalankan peran sebagai seorang perempuan yang juga menjadi istri dan ibu.

