Ketiga, sambungnya, Quick Wins untuk mendukung program unggulan strategis Kementerian/Lembaga dan lainnya. “Dalam melaksanakan tugas yang kita emban, tentunya kolaborasi dan sinergi sangat diperlukan agar infrastruktur yang dibangun dapat selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat,” imbuhnya.

Ia menyebut, saat ini Indonesia memasuki musim penghujan, dan pada akhir tahun 2024 hingga awal tahun 2025, akan memasuki tantangan cuaca yang lebih ekstrem. “Untuk itu, saya ingin mengingatkan kembali intruksi saya kepada jajaran Kementerian PU untuk siap siaga dalam menghadapi situasi ini, dengan memastikan kesiapan infrastruktur, penguatan koordinasi dan komunikasi, pengadaan logistik dan sumber daya, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan,” tukasnya.

Ketika dibincangi usia upacara, Wagub mengatakan pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya jalan yang diekspansi oleh Pemprov merupakan jalan yang menunjang mobilisasi aksesibilitas masyarakat terutama sumber daya alam yang ada di wilayah tersebut, baik di bidang perkebunan, pertanian, maupun pertambangan.

 

“Dengan meningkatnya APBD Provinsi Kalimantan Tengah, kita optimis ke depannya anggaran kita juga akan naik. Dengan anggaran itu, maka infrastruktur akan kita tingkatkan, begitu juga dengan pendidikan dan kesehatan. Dukungan terhadap pelaku usaha, kesempatan pekerjaan juga akan kita tingkatkan di masa yang akan datang, karena Kalimatan Tengah dekat dengan IKN,” pungkasnya.