Pemprov Kalteng Tekankan Integrasi Pengelolaan Data dengan Program Prioritas Pembangunan Menuju 2025
Ia juga menegaskan pentingnya penggunaan data statistik dalam proses evaluasi. Dalam hal ini, Badan Pusat Statistik (BPS) akan menyediakan data statistik dasar, sementara Bapperida bertanggung jawab terhadap data statistik sektoral, agar pembagian tugas dan peran antar instansi semakin jelas dan terarah.
Untuk mendukung sistem pengawasan dan evaluasi, pemerintah juga telah membentuk Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA). Tim ini bertugas memantau program strategis dari tahap perencanaan, lelang, hingga pelaksanaan.
“Pada kesempatan ini, kita juga membahas berbagai program strategis nasional yang didukung APBD, seperti Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, dan lainnya. Semua ini memerlukan perencanaan matang dan koordinasi yang harmonis,” tambahnya.
Herson mengajak seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Kalteng untuk terus meningkatkan kualitas evaluasi kegiatan di lapangan. Ia berharap hasil rapat ini menjadi tolok ukur dalam menilai kinerja perangkat daerah demi memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Semoga melalui sinergi yang baik, kita dapat mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.


