Reza menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus melakukan pembenahan di berbagai bidang pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan dan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.

“Kita akan terus berbenah. Jika masih terdapat kekurangan, khususnya di sektor pendidikan, tentu akan selalu kita perbaiki,” katanya.

Selain itu, ia menyebut proses digitalisasi pendidikan di Kalimantan Tengah saat ini berjalan cukup baik. Berbagai program strategis pendidikan juga tetap menjadi prioritas dan tidak mengalami pengurangan anggaran.

“Alhamdulillah, proses digitalisasi saat ini juga sudah berjalan dengan baik. Selain itu, program-program strategis di dunia pendidikan tidak ada yang dikurangi oleh Bapak Gubernur. Hal ini merupakan wujud nyata perhatian beliau,” ungkap Reza.

Dalam kesempatan tersebut, Reza juga menyinggung isu yang sempat ramai di tingkat nasional terkait status guru pada akhir tahun 2026 dan 2027 mendatang. Ia memastikan para tenaga pendidik tidak perlu khawatir karena Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan guru.

“Bapak Gubernur menegaskan fokusnya pada dunia pendidikan. Untuk guru-guru yang dimaksud, tidak perlu khawatir karena anggaran pendidikan, khususnya untuk gaji guru, tetap menjadi prioritas,” tegasnya.