“Kami tidak ingin ada lagi anak-anak di Kalimantan Tengah yang putus sekolah karena keterbatasan biaya. Melalui program sekolah gratis dan kuliah gratis, kami membuka akses seluas-luasnya agar generasi muda dapat meraih masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Ke depan, Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi di sektor pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan pendidikan berbasis teknologi dan inklusif menuju Indonesia Emas 2045.
Ajang National Governance Awards 2026 juga dihadiri sejumlah pejabat nasional, di antaranya Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Menteri PANRB Rini Widyantini. *#TIM#* www.lintasberita1.com

