Menurut Darliansjah, potensi yang memiliki prospek untuk dikerjasamakan antara lain pengembangan wisata perikanan/bahari, pemasaran produksi hasil perikanan baik berupa ikan lokal hidup, ikan lokal segar, ikan hias, pengolahan hasil perikanan lokal juga limbah hasil perikanan, shrimp estate, millennial shrimp estate, termasuk juga pendampingan/pelatihan kompetensi pelaku usaha perikanan serta beberapa potensi kelautan dan perikanan lainnya.
Made Sudarsana ketika dihubungi menyampaikan apresiasinya terhadap langkah terobosan yang dilakukan Gubernur Kalteng dan Gubernur Bali terkait kerja sama pembangunan dan pengembangan potensi kelautan dan perikanan ini.
“Kami menyambut baik kerja sama ini dan siap meningkatkan sinergitas untuk kerja sama di sektor kelautan dan perikanan, dan mengharapkan agar secepatnya dapat melakukan perjanjian kerja sama antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah,” katanya.
Senada dengan yang disampaikan oleh Made Sudarsana, Kadislutkan Prov. Kalteng Darliansjah pun mengaku bangga dan mengapresiasi terobosan dan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Menurutnya, terobosan Gubernur Kalteng dengan melakukan kesepakatan bersama Gubernur Bali ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan dan pembangunan kelautan dan perikanan, khususnya di Kalteng.

