Ia juga menyatakan salah satu upaya yang dilakukan Pemprov. Kalteng untuk menekan inflasi adalah dengan menyediakan 2000 paket sembako murah yang dapat ditukarkan dengan kupon seharga Rp50.000 per paketnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Kepala Perwakilan Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Intern Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng Maghfur menyebut adanya realokasi subsisidi BBM secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi inflasi secara keseluruhan.

“Kita harus bersama-sama menjaga kestabilan harga pangan, menjaga daya beli masyarakat dan menjaga kestabilan sosial,” katanya.

Sementara, Sahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Herson B Aden menambahkan dengan adanya kenaikan BBM tersebut intervensi sampai ke sektor transportasi dan angkutan harus betul-betul diperhatikan.

www.lintasberita1.com *#TIM#* (MMC)