Selain itu, Muhammad Syauqie menambahkan bahwa silaturahmi ini bukan hanya sekadar pertemuan formal, tetapi juga sebagai upaya untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dalam rangka membangun Kalimantan Tengah ke depannya.
Dalam konteks ini, penguatan sinergisitas dan harmonisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi sangat penting. Diharapkan, dengan adanya dukungan dari Komisi V, Kalimantan Tengah dapat segera memperoleh perhatian yang lebih besar dalam hal pembangunan infrastruktur. Hal ini sejalan dengan cita-cita pembangunan nasional yang ingin dicapai dalam lima tahun ke depan sesuai dengan Visi dan Misi Asta Cita.
“Kami sangat menghargai partisipasi aktif dari semua pihak dalam kegiatan silaturahmi dan ini merupakan sebagai langkah awal. Semoga kolaborasi yang terjalin dapat membawa aksi nyata bagi Kalimantan Tengah dan dirasakan manfaatnya, khususnya untuk masyarakat Kalimantan Tengah. Bersama-sama kita wujudkan pembangunan yang lebih baik untuk masyarakat Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, mengatakan acara coffee morning ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik sebagai jembatan bagi semua pihak dalam berkontribusi terhadap pembangunan insfrastruktur di Kalimantan Tengah.

