Sebagai informasi, berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik Prov. Kalteng per tanggal 1 September 2022, inflasi tahun kalender (Agustus 2022 terhadap Desember 2021) untuk gabungan Kota Palangka Raya dan Sampit tercatat sebesar 4,70 persen dan inflasi tahun ke tahun (Agustus 2022 terhadap Agustus 2021) sebesar 6,94 persen. Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi pada Agustus 2022 antara lain cabai rawit, tomat, minyak goreng, angkutan udara, bioskop, ikan tongkol/ambu-ambu, daging babi, kacang panjang, ikan gabus, dan emas perhiasan.
H. Nuryakin mengungkapkan jajaran Pemprov Kalteng akan turun ke Kabupaten Kotawaringin Timur untuk mengetahui langsung faktor pemicu kenaikan inflasi.
Sebagai upaya mengatasi inflasi, Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di kabupaten dan kota salah satunya di Kota Sampit.
Hadir secara virtual, Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur Bahalap E Agam dalam paparannya menyampaikan pasar penyeimbang di Kotawaringin Timur akan ditempatkan di Kota.
“Ingin kami sampaikan bahwa pasar Baamang Ketapang itu mengikuti harga pasar. Kalau kita mengintervensi mereka, itu banyak pedagang dan itu akan membutuhkan banyak sumber daya untuk ditempatkan ke sana. Supaya ada penyeimbang, kita akan tempatkan di tengah kota”, imbuh Bahalap E Agam
www.lintasberita1.com *#TIM#* (MMC)

