Palangka Raya, lintasberita1.com – Norhaini dari Komisi C DPRD Kota Palangka meminta pemerintah daerah belajar mengelola pariwisata seperti di Bali. Salah satunya adalah membantu pelaku usaha pariwisata untuk mengemas lokasi sedemikian rupa sehingga menarik bagi pengunjung.
Faktor terpenting dalam menentukan apakah wisatawan akan mengunjungi suatu objek wisata atau tidak adalah cara penyajian atau pengelolaannya. Sehingga potensi objek wisata yang cukup besar, beragam dan unik di kota Palangka Raya dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik sehingga dapat menjadi objek wisata unggulan baik di kota maupun di provinsi Kalimantan Tengah.
“Instansi teknis harusnya bisa memberikan pendampingan kepada pengelola objek wisata, untuk mengetahui apa saja perkembangan pembangunan maupun perkembangan lainnya objek wisata yang dikelola,” pungkasnya, (5/6/2022).
Lebih lanjut srikandi asal partai Golongan Karya (Golkar) ini mengungkapkan, dikenal luasnya objek – objek wisata di Kota Denpasar, Bali adalah akibat adanya kolaborasi apik antara pengelola objek wisata dengan pemerintah setempat.
Contohnya pengelola mengemas objek wisata beserta informasi dan keunggulan objek wisatanya, sementara itu pemerintah setempat membantu mempromosikan objek wisatanya.
“Cukup banyak objek wisata air hitam di Kota Palangka Raya, bahkan mulai bermunculan objek – objek wisata baru, dengan begitu saya harap pertumbuhan dan perkembangan objek wisata di Kota Cantik bisa terus menerus mengarah ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

