PALANGKA RAYA. lintasberita1. com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail Bin Yahya hadiri acara tindak lanjut Kick Off Sensus Penduduk 2020 (SP2020) dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalteng. Senin (31/08/2020).

Dalam agenda tindak lanjut kick off Sensus Penduduk 2020 tersebut juga turut hadir Kepala BPS Prov. Kalteng Yomin Tofri, mewakili unsur Forkopimda, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng.

Acara digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, dan diikuti secara virtual oleh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalteng, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) se-Kalteng.

Lebih lanjut, Tindak lanjut Kick Off Sensus Penduduk 2020 serentak di Pemerintahan Kabupaten/Kota se-Kalteng SP2020 merupakan sensus penduduk yang ke-7.

Sensus penduduk online telah dilaksanakan pada 15 Februari hingga 29 Mei 2020. Pelaksanaan SP2020 online di Prov. Kalteng telah berhasil mengumpulkan informasi dari 266.891 jiwa penduduk atau sebesar 9,94 persen dari total penduduk Kalteng. Jumlah penduduk ini berasal dari 70.309 keluarga atau 8,69 persen dari total keluarga di Kalteng.

Kepala BPS Provinsi Kalteng Yomin Tofri menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi penghargaan atas dukungan seluruh lapisan masyarakat Kalteng, serta koordinasi dan konsolidasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

Lebih lanjut, Yomin Tofri menambahkan bahwa selain penyesuaian jadwal pendataan, BPS juga akan melakukan penyesuaian dalam proses pembelajaran petugas sensus. Salah satunya dengan penyiaran pembelajaran petugas melalui TVRI secara nasional dari tanggal 26-30 Agustus 2020 pukul 16.00-17.00 WIB dan siaran RRI pada tanggal 31 Agustus-5 September 2020 pukul 16.00-17.00 WIB.

Di lain sisi, Wagub Kalteng Habib Ismail Bin Yahya saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menyampaikan, BPS telah melakukan inovasi dengan menggunakan basis data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri sebagai basis data dasar.

Selain itu menggunakan beberapa moda pendataan, salah satunya melalui SP online.Sensus Penduduk Online telah berhasil kita lakukan pada 15 Februari-29 Mei 2020, dan menunjukkan hasil yang membanggakan.

Hasil SP online merupakan hasil kerja keras dari koordinasi dan konsolidasi dari berbagai pihak untuk turut menyajikan data kependudukan.

“Akan tetapi, capaian yang sudah diraih menunjukkan antusiasme dari penduduk untuk berpartisipasi dalam momen pertama pelaksanaan sensus secara online. Selanjutnya bagi penduduk yang belum melaksanakan SP online, ini saat untuk berpartisipasi dalam SP2020 September,” tutup Wakil Gubernur Habis Ismail Bin Yahya dalam sambutannya.

www.lintasberita1.com *#RISMAN#*