Ia menambahkan, jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang berperan besar dalam menunjang pendapatan petani dan ketahanan pangan. Pemerintah daerah, kata Khristianto, akan terus mengawal hilirisasi hasil pertanian, termasuk dengan memastikan BULOG menyerap hasil panen sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp5.500/kg, sebagaimana diatur dalam Keputusan Kepala Bapanas Nomor 18 Tahun 2025.
“Kegiatan ini jangan hanya menjadi seremoni panen, tetapi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Acara panen raya juga dirangkai dengan dialog interaktif bersama petani, penyerahan bantuan bibit jagung dari Kapolres Barsel, serta bantuan hands sprayer dari Pemkab Barsel. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Barsel, Asisten II Setda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ida Safitri, perwakilan Bulog, camat, perangkat desa, penyuluh pertanian, serta undangan lainnya.
www.lintasberita1.com #TIM#

