“Diharapkan, dengan Stop HPUS, dunia siber kita menjadi kondusif dan santun. Jangan lupa membudayakan Saring sebelum Sharing,” ungkapnya.
Sementara itu, Cak Sam yang juga merupakan Ketua Tim Medsos Bidhumas Polda Kalteng menerangkan bahwa Hoaks, pronografi, ujaran kebencian, dan menyinggung SARA, banyak ditemukan di dunia maya khususnya warganet Kalteng, karena diduga mereka masih belum paham bagaimana bijak dan cerdas menggunakan medsos.
“Oleh karena itu, kami berharap dengan dialog seperti ini dapat menumbuhkan wawasan serta pemahaman kepada warganet Kalteng, untuk lebih bijak ketika menggunakan media siber,” urai Cak Sam.
Diakhir penyampaiannya, Cak Sam menegaskan bahwa Humas Polda Kalteng sangat mendukung program AMSI terkait kolom Cek Fakta di media siber yang tergabung di AMSI.
“Dengan adanya program Cek Fakta, Polri akan terbantu oleh rekan-rekan media dalam menangkal.hoaks yang berkembang di dunia siber,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut diselenggarakan dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penyebaran Covid-19.
www.lintasberita1.com (RSM/ Foto:HumasPolda)

