“Sangat besar, konten-konten negatif terus bermunculan, kejahatan diruang digital terus meningkat, hoax, penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual pada anak, ujaran kebencian, radikalisme berbasis digital perlu terus diwaspadai karena mengancam persatuan dan kesatuan Bangsa”, ucap Joko Widodo.
Joko Widodo mengatakan, kewajiban bersama untuk terus meminimalkan konten negatif serta membanjiri ruang digital dengan konten-konten positif.
“Kita harus tingkatkan kecakapan digital masyarakat, agar mampu menciptakan lebih banyak konten-konen kreatif yang lebih menyejukan dan menyerukan perdamaian”, tambahnya.
Joko Widodo menekankan agar penggunaan internet harus mampu meningkatkan produktifitas masyarakat, membuat UMKM naik kelas dan diharapkan internet bisa memberi nilai tambah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Prov. Kalteng Lies Fahimah saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng pada Opening Peluncuran program Literasi Digital Lingkup Prov. Kalteng mengatakan Percepatan Transformasi Digital Nasional yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, bertujuan untuk membangun kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait pemanfaatan Teknologi baru, serta meningkatkan kecakapan digital masyarakat dalam berineteraksi di ruang Digital.

