“ASN harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan hanya di lingkup kerja tetapi juga di masyarakat. Pelatihan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan untuk menjadi pemimpin yang lebih baik,” pungkasnya.
Adapun PKN ini diikuti oleh 59 orang peserta dari berbagai daerah, termasuk perwakilan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan, dan sejumlah kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Tengah.
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXXIII ini diharapkan dapat mencetak pemimpin-pemimpin handal yang mampu membawa perubahan positif di lingkup pemerintahan, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah.
www.lintasberita1.com *#TIM#* (MMC)
Halaman

