
“Kita berharap penjabaran dari misi ini ke dalam program kerja akan dapat mendukung penguatan intervensi spesifik dan sensitif yang dilaksanakan secara terintegrasi. Dimana nanti upaya yang harus kita laksanakan adalah dengan fokus pada sasaran dari intervensi gizi spesifik sebagaimana diatur pada Perpres 72 Tahun 2021 yaitu Remaja, Calon Pengantin, Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan anak berusia 0-59 bulan”, ucap Ririn.
Peningkatan gizi masyarakat, yang difokuskan pada 1000 hari pertama kehidupan dan masa remaja, menjadi komponen kunci pembangunan kesehatan berkelanjutan sebagai investasi dalam mengembangkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing.
“Dengan dilantiknya pengurus DPD PERSAGI Kalteng Periode 2022-2027 ini diharapkan kita ahli gizi se-Kalteng akan lebih baik lagi untuk dapat bersama-sama membangun gizi menuju Bangsa sehat berprestasi”, katanya.
Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul, Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Palangka Raya, Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Organisasi Profesi Kesehatan lainnya seperti IDI, IBI, PPNI, IAI, PETELKI, PAFI, HAKMI, Ketua DPC PERSAGI se-Kalteng dan seluruh anggota DPD PERSAGI Kalteng dan DPC PERSAGI se-Kalteng.

