PALANGKA RAYA. lintasberita1.com –
Banjir yang melanda Kalimantan Tengah terjadi di 12 Kabupaten/Kota, yakni Lamandau, Kotawaringin Barat, Sukamara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, Pulang Pisau, Barito Utara, Murung Raya, Palangka Raya, dan Barito Selatan. Berdasarkan pemantauan lapangan, bahwa debit air di beberapa daerah sudah mulai turun. Namun perlu diwaspadai bahwa berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, tanggal 12 sd 14 September 2021, potensi hujan lebat hampir merata di seluruh kabupaten/kota. Hal tersebut bisa berpotensi terhadap akumulasi air di setiap aliran sungai.
Berdasarkan laporan yang di dapat Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Kalteng segera mengirimkan bantuan 500 tabung elpiji 3 Kg untuk masyarakat korban banjir di Desa Baun Bango Kecamatan Kamipang yang berada di pedalaman Kabupaten Katingan .
“Kita kirimkan bantuan gas elpiji seperti permintaan Camat Kamipang . Hal ini seharusnya hal seperti ini sudah diantisipasi oleh pemerintah daerah,”. kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.
Ia juga mengatakan karena susahnya untuk memasak karena tidak ada elpiji makanya ada isu masyarakat makan singkong ,Padahal bukan tidak ada sembako tapi yang susah itu elpiji untuk memasak itu tidak ada.
Sugianto juga menginstruksikan untuk pemkab harusnya mengerti kebutuhan masyarakat jika ada laporan masyarakat kekurangan segera dibantu walaupun saat ini harga elpiji di lokasi ini mencapai Rp 50 ribu per tabung, sementara HET elpiji 3 kg hanya Rp 17.500 ,- per tabung.
“Kita juga minta Pertamina wilayah Kalteng kita minta diperhatikan dan ada tim satgas yang akan turun untuk memantau kelangkaan gas elpiji,” Tambahnya
Disisi lain, Camat Kamipang Ade Irwan mengatakan bahwa saat ini warga kesulitan untuk mendapatkan elpiji 3 kg yang di akibatkan oleh banjir.“Kami berharap bantuan elpiji untuk warga yang menjadi korban banjir ini,”katanya.
Sehingga dalam pemantauan korban banjir di pedalaman Kabupaten Katingan, gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo menggunakan kapal cepat (speed boat) untuk menjangkau wilayah pedalaman yang sulit dilalui dengan akses jalan darat.
www.lintasberita1.com #TIM#


