Bahkan, pada kunjungan kerjanya kali ini, Gubernur tak segan menegur pengendara mobil atau motor yang masih bepergian keluar daerah. Bagi masyarakat ber-KTP Kalteng diminta tidak keluar daerah dan berbalik arah, begitu pula yang ber-KTP atau bernomor plat luar Kalteng diminta untuk tidak masuk ke Kalteng. Gubernur juga menegur masyarakat yg tidak memakai masker dan memberikan masker kepada yang bersangkutan.
Menyinggung pelaksanaan PSBB di Kota Palangka Raya, Gubernur mengatakan bahwa pemerintah daerah setempat berusaha mendisiplinkan masyarakat bersama-sama dengan jajaran TNI/Polri. “Kami sinergitas baik dengan Forkopimda. Hendaknya Kabupaten/Kota sama, Forkopimdanya bantu Bupati agar masyarakat menjadi masyarakat disiplin tinggi. Tanpa disiplin, tanpa kesadaran masyarakat, apa arti pemerintah mengimbau terus,” ujar Gubernur.
Kemudian, menyoal pelaksanaan ibadah Sholat Ied pada Hari Raya Idul Fitri, Gubernur Sugianto memberikan gambaran bahwa nantinya persepsi akan disamakan untuk semua daerah. “H-2 Lebaran, saya selaku Gubernur, wakil Pemerintah Pusat, kami akan samakan persepsi apakah boleh Sholat Ied. Jumat (22/5/2020) besok, kami Vicon dan kami imbau patuhi aturan tertinggi. Kita lihat nanti, kita pertegas, nanti Bupati juga undang FKUB, MUI, kita putuskan bersama. Jika ini membahayakan masyarakat, maka akan kita pertegas untuk tidak boleh,” papar Gubenur.

