Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pasar Murah Spesial Ramadhan bagi Mahasiswa di halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama bulan suci Ramadhan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, dalam laporannya menyampaikan bahwa pasar murah ini digelar untuk membantu mahasiswa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
“Pasar murah spesial Ramadan bagi pelajar ini dilaksanakan untuk membantu pelajar agar dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta mendorong stabilisasi harga bahan pokok selama Ramadhan dan menjelang hari raya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program ini juga menjadi langkah antisipatif pemerintah daerah terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok selama Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri dan Nyepi Tahun 2026.
Menurut Leonard, kegiatan tersebut menyasar beberapa kelompok mahasiswa, yakni penerima manfaat Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana tahun 2025–2026, mahasiswa asal pedalaman Kalimantan Tengah atau yang tinggal di mess pemerintah daerah di Palangka Raya, serta mahasiswa yang benar-benar membutuhkan bantuan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan sebanyak 3.000 paket sembako murah. Setiap paket terdiri dari beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta satu kaleng susu kental manis. Harga normal paket tersebut mencapai Rp144.750, namun disubsidi sebesar Rp134.750 sehingga mahasiswa hanya perlu membayar Rp10.000.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap mahasiswa, khususnya yang berasal dari daerah pedalaman dan jauh dari keluarga.
“Kami memahami kehidupan mahasiswa tidak selalu mudah. Banyak yang datang dari pedalaman, hidup jauh dari keluarga, bahkan berasal dari keluarga kurang mampu sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun kuliah,” ungkapnya.
Ia menegaskan pemerintah ingin hadir untuk meringankan beban mahasiswa agar dapat tetap fokus menempuh pendidikan tanpa khawatir terhadap kebutuhan pokok.
“Sebagai Gubernur, kami ingin membantu meringankan beban anak-anakku pelajar agar bisa lebih tenang dan fokus belajar,” katanya.
Gubernur juga menegaskan bahwa meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah tahun 2026 mengalami penurunan akibat efisiensi, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama.
Selain pasar murah, pemerintah daerah juga menjalankan berbagai program pendidikan seperti Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana dan sekolah gratis yang terintegrasi dalam Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menggratiskan seluruh paket sembako sehingga mahasiswa tidak perlu membayar. Ia turut berpesan agar mahasiswa terus semangat meraih cita-cita serta menjaga sikap dan karakter.
“Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita memiliki kemauan, tekad, berikhtiar, dan berdoa. Namun ingat, tidak ada yang instan dalam hidup, semua butuh proses,” pesannya.
Di akhir kegiatan, Gubernur mengajak mahasiswa untuk menjunjung tinggi nilai kearifan lokal Kalimantan Tengah melalui falsafah Huma Betang dan semangat Belom Bahadat sebagai bagian dari identitas dan karakter masyarakat daerah. *#TIM#* www.lintasberita1.com
Terkait

