PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Panitia Khusus (Pansus) rancangan peraturan daerah (Raperda) RPJMD Provinsi Kalteng Tahun 2021-2026 menggelar rapat kerja dengan pihak eksekutif di ruang rapat gabungan DPRD Kalteng, Senin (11/10). Rapat kerja ini dalam rangka memantapkan pemahaman dan sinkronisasi tujuan dan rencana program pembangunan jangka menengah daerah dalam segala bidang di Provinsi Kalteng pada lima tahun kedepan.
Rapat kerja ini di pimpin Ketua Pansus Y Freddy Ering yang didampingi Wakil Ketua Pansus Muhajirin serta anggota Pansus lainya seperti Jubair Arifin, Purman Jaya, Duwel Rawing, Lohing Simon, Tomy Irawan Diran, Siswandi, Bryan Iskandar, Jainudin Karim, Sugiyarto dan Maruadi.
Hadir juga dari pihak eksekutif di pimpin langsung Plt. Sekda Kalteng Nuryakin, Kepala Bappeda, Kepala Badan Keuangan Daerah dan beberapa pimpinan SOPD terkait lainya di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng.
“Menuntaskan RPJMD sangat penting dan strategis dalam penyelenggaran dan perencanaan pembangunan oleh pemerintah daerah,” tegas Freddy saat memimpin rapat kerja Pansus.
Politisi senior PDI Perjuangan DPRD Kalteng ini juga mengatakan bahwa RPJMD ini menjadi acuan dalam pembahasan KUA-PPAS dan rencana pembangunan jangka panjang dan lainnya.
“Kita sepakat untuk menyelesaikan RPJMD ini, setelah itu nanti baru dilanjutkan pembahasan KUA-PPAS,”ungkapnya.
Freddy juga menyampaikan bahwa pembahasan RPJMD ini juga telah dilakukan dengan sejumlah pihak baik dari unsur pemerintah provinsi, kemudian juga dengan akademisi dari UPR, UMPR,UNGKRI dan STAHN Tampung Penyang. Pansus di dampingi eksekutif juga telah menggelar kaji banding ke Semarang, Jawa Tengah.
Berkaitan dengan diskusi dengan pihak akademisi jelas Freddy ada beberapa point penting yang di dapat diantaranya berkaitan akan pentingnya kemandirian daerah, peningkatan PAD, penguatan ekonomi masyarakat, penguatan peranan pergurun tinggi.
Perlu adanya pengelolaan SDA yang arif dan bijaksana serta pelestarian lingkungan dan pembiaya SDM. Tidak hanya itu juga menyangkut peningkatan kualitas dan kuantitas guru. Usulan pengelolaan SLTA di kembalikan ke provinsi.
Freddy juga menyampaikan yang tidak kalah penting yaitu pemantapan birokrasi, pembentukan forum rektor guna memberikan masukan bagi pemprov serta mencegah potensi bencana yang dilalukan secara terukur.
“Dalam RPJMD ini juga perlu di kunci target-target PAD,”tambahnya.
Dijelaskan bahwa Pemprov Jawa Tengah selalu melakukan evaluasi pada tiap pertengahan periode pembangunan oleh eksekutif dan legislatif. “Disana ada evaluasi tengah periode bersama eksekutif dan legislstif sejauh mana progres RPJMD, artinya selalu terpantau dan terukur. Sehingga tau tingkat keberhasilan semua bidang dalam RPJMD. Hal ini juga kita perlu lakukan di Kalteng,”ungkapnya.
Freddy juga mengatakan bahwa di Pemprov Jawa Tengah juga ada kewenangan provinsi untuk interpensi kepada kabupaten dan kota, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan provinsi.
“Di Kalteng juga perlu ada intervensi bidang pendidikan, infrastruktur dan lainya,” ucap Freddy.
Sementara itu Plt.Sekda Provinsi Kalimantan Tengan Nuryakin menyampaikan bahwa RPJMD merupakan perencanaan bersama menyangkut semua sektor baik dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lainnya. Ia juga sepakat bahwa akan ada evaluasi bagi setiap kegiatan pembangunan yang akan dilakukan.
“Tentunya intervensi kewenangan ini perlu di pertimbangkan. Untuk mendongkrak PAD memang kita perlu banyak belajar bagaimana meningkatkan PAD dari provinsi lain,”katanya.
Nuryakin juga menyampaikan bahwa Gubernur Kalteng saat ini sudah membuat kebijakan-kebijakan agar SDA bisa lebih banyak memberikan kontribusi bagi PAD Kalteng “Gubernur saat ini sedang memperjuangkan membangun kawasan perekonomian terpadu di Kotim,”ucapnya.
Nuryakin juga menyampaikan bahwa nantinya akan ada pabrik pengolahan kayu, pariwisata, pelabuhan, TOL sungai, Rel Kereta Api dan perluasan lapangan udarra di Kobar.
“Kawasan Ekonomi Terpadu di Kotim dan RPJMD harus kita kawal bersama. Kita bersama mengkaji proyeksi yang ada,” harap Nuryakin
www.lintasberita1.com#sonia#

