Sementara itu, Hartini Titin, Kepala Museum Balanga mewakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan keterlibatan Museum Balanga secara aktif mendukung pelestarian peradaban nenek moyang dan warisan budaya Indonesia, serta memberikan peluang wisata edukasi. bagi mahasiswa dan masyarakat.

Ia menyimpulkan, momentum ini hendaknya dimanfaatkan untuk terus melestarikan dan memanfaatkan beragam koleksi alat musik tradisional, sekaligus memupuk kecintaan masyarakat serta berperan aktif dalam pemeliharaan dan pelestarian warisan budaya Indonesia.

Museum Balanga menampilkan koleksi alat musik tradisional seperti gong garantung, Kacapi, Kangkanung Kenong, Gandang Tatau, dan rebab bower dalam pameran ini. Museum-museum lain dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua juga turut serta dalam Pameran Alat Musik Tradisional Indonesia. Pameran ini menampilkan berbagai alat musik tiup, perkusi, petik, dan petik. Selain itu, Pameran Nasional Alat Musik Tradisional Tahun 2024 akan berlangsung di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. *#TIM#* www.lintasberita1.com