PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Dr. Andrie Elia S.E.,M.Si kerap memberikan sapaan hangat dan positif baik kepada keluarga, rekan kerja dan mahasiswanya.
Bahkan sapaan hangat itu ditulisnya dalam postingan di akun sosialnya.
“Salam sehat, bahagia, tangguh!!! Mengawali hari di pagi yang cerah dengan hati riang gembira. Bekerja dengan senang dan ketekunan,” ujar pesan tersebut yang kerap di kirim rektor, bahkan kepada awak media. Senin (07/12/2020)
Disampaikannya bahwa ditengah pendemi covid-19, kita harus tetap menjaga dengan pola pikir positif. Pasalnya, menurut ilmu kesehatan, sumber segala penyakit berasal dari pikiran. “Tidak ada salahnya menyapa dengan sapaan hangat dan positif. Hal ini bertujuan agar pikiran tidak stres dan bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh.
“Pandemi COVID-19 ini terjadi di seluruh dunia, tidak hanya di daerah kita atau negara kita saja. Kita harus yakin setiap penyakit akan ada obatnya, setiap pandemi pasti akan ada akhirnya,” katanya.
Diterangkannya, bahwa adaptasi ditengah pandemi tentu berdampak pada pikiran. Terlebih orang yang terdampak langsung, seperti kehilangan pekerjaan sehingga berdampak pada kesulitan membayar uang kuliah, atau tidak fokus lagi dalam pembelajaran. Atau harus bekerja untuk menutup pengeluaran dan dampak lainnya.
“Kondisi ini membuat kita harus menyesuaikan diri dengan situasi, kondisi, dan lingkungan yang mengharuskan perilaku hidup sehat dengan menjalankan protokol kesehatan. Begitu pula dengan berkuliah bagi mahasiswa, peneliti dan dosen yang harus lebih banyak dilakukan di rumah. Supaya tetap fokus, kegiatan-kegiatan tersebut harus dibarengi dengan pola pikir yang positif,” katanya.
Bahkan tambahnya lagi bahwa ada sejumlah mahasiswa yang kurang mampu berencana mundur. Namun UPR mengeluarkan kebijakan dengan memberi bantuan sosial, paket internet kuliah dan pencicilan UKT.
www.lintasberita1.com *#RISMAN#*


