Darliansjah juga menyatakan bahwa Dislutkan tetap berkomitmen untuk mendukung kegiatan PPID dengan mengalokasikan sumber daya anggaran, menyediakan infrastruktur, dan menyediakan peralatan PPID yang lengkap.
“Dengan capaian Program PPID Dislutkan ini menjadi penyemangat dan keyakinan untuk meraih prestasi-prestasi lainnya,” pungkas Darliangasheh.
Sementara itu, Tim Penilai dari Komisioner KI Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasinya atas kinerja PPID Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah.
“Pada pemeringkatan tahun ini, kunjungan menjadi salah satu indikator krusial dalam proses penilaian pemeringkatan instansi publik selain dari kuesioner penilaian mandiri yang kami terima, karena pada kunjungan ini kami ingin melihat langsung apakah pengisian kuesioner yang kami terima sudah sesuai dengan kenyataan yang ada dan ada perkembangan KIP di instansi publik yang kami kunjungi sehingga kami dapat mempertanggungjawabkan hasil yang akan diumumkan kemudian,” kata Linggarjati.
Linggarjati menyampaikan, sebagaimana tahun sebelumnya, Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah berhasil meraih Peringkat 1 Kategori Informatif selama empat tahun berturut-turut. Ia beserta Tim KI juga berharap Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah mampu mempertahankan peringkat ini dengan nilai sempurna.
Pada kunjungan ini, dilakukan penilaian awal berdasarkan SAQ yang telah disampaikan, disertai tanya jawab terkait data pendukung yang disimulasikan langsung oleh Tim PPID Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah terkait website www.dislutkan.kalteng.go.id. Selain itu, dilakukan pula simulasi inovasi aplikasi layanan PPID berbasis mobile (Android) dan buku elektronik Buku Pintar Dislutkan 2024 yang dapat diunduh melalui website. *#TIM#* www.lintasberita1.com

