Sontak, suasana di sekitar berubah menjadi haru. Andes tak mampu membendung air matanya, begitu pula beberapa guru dan siswa yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Dengan suara terbata-bata, Andes menyampaikan rasa syukur dan ketidakpercayaannya atas perhatian tulus yang diterimanya.
“Terima kasih banyak, Pak. Saya enggak nyangka bisa dapat perhatian seperti ini,” ucap Andes sambil menangis.
Sebelum meninggalkan sekolah, Reza juga sempat memberikan pesan penuh motivasi kepada Andes dan siswa lainnya.
“Harus semangat dalam belajar. Jangan pernah menyerah. Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depanmu,” pesannya dari balik jendela mobil.
Aksi pria muda berusia 32 tahun itu pun menuai pujian luas dari publik. Rekaman video yang diunggah oleh akun resmi Dinas Pendidikan dan disebar di berbagai platform media sosial dibanjiri komentar positif dari warganet.
“Salut untuk Pak Reza, pemimpin sejati itu yang hadir langsung di tengah rakyat dan peduli tanpa pencitraan,” tulis salah satu akun.
“Bikin air mata jatuh. Semoga semakin banyak pejabat seperti ini yang peka dan peduli,” komentar lainnya.
Kisah sederhana namun penuh makna ini menjadi pengingat bahwa kepemimpinan tidak selalu tentang kebijakan dan strategi besar, melainkan juga keberanian untuk bertindak dari hati—terutama saat yang dibutuhkan hanya sepasang sepatu dan secercah harapan. *#TIM#* www.lintasberita1.com

