Ia menegaskan bahwa penerapan AI yang dipadukan dengan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan dunia pendidikan sekaligus mempersiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan berdaya saing di era digital.
Pada sesi inti, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber. Noor Eka Febryana dari MAN Kotawaringin Timur memaparkan pemanfaatan AI dalam pembuatan media pembelajaran Biologi yang lebih interaktif, visual, dan menarik, sehingga membantu peserta didik memahami konsep-konsep Biologi yang kompleks.
Sementara itu, Dita Wardianur dari SMA Islam Terpadu Arafah Boarding School membahas pemanfaatan AI dalam penyusunan modul ajar berbasis STEM dan Deep Learning, mulai dari penyusunan tujuan pembelajaran hingga pembuatan instrumen asesmen secara efektif dan efisien.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan demonstrasi dan praktik langsung penggunaan AI untuk menyusun media pembelajaran serta modul ajar. Para peserta antusias mengikuti pelatihan, berdiskusi, dan mencoba berbagai aplikasi AI yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung pukul 12.00 hingga 15.00 WIB dengan suasana interaktif dan penuh semangat. Sejalan dengan slogan “Tumbuh Berbagi, Bergerak Bersama”, para guru berkomitmen mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan mutu pembelajaran Biologi di SMA/MA se-Kabupaten Kotawaringin Timur.

