Gunung Mas. lintasberita1.com – Kuliah kerja nyata (KKN) adalah salah satu mata kuliah yang wajib diambil oleh mahasiswa di sebuah universitas. Kuliah kerja nyata adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa.

Mahasiswa KKN kelompok 31 dari Universitas Palangka Raya pun ikut melakukan pengabdian kepada masyarakat salah satunya melalui program kerja ketahanan pangan melalui pembagian bibit tanaman kepada warga desa. Program kerja ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar pada masyarakat di kemudian.

Dalam hal ini menjadi salah satu cara mahasiswa KKN khusus kelompok KKN 31 UPR sebagai upaya memberikan cara dalam ketahanan pangan di desa Tumbang Tariak tersebut.

Terdapat 3 RT di desa Tumbang Tariak, di mana para mahasiswa KKN memberikan secara merata bibit tanaman buah pada setiap rumah di desa Tumbang Tariak. Masyarakat pun juga menyambut kegiatan tersebut secara antusias, dengan menerima bibit yang diberikan bahkan ada yang berminat menambah jumlah bibit yang akan di terima. Ini menjadi isyarat bahwa program kerja semacam ini sangat bermanfaat untuk masyarakat terutama untuk masyarakat desa tumbang tariak, terkhusus pengalaman dan rasa sosial yang akan di dapatkan oleh setiap mahasiswa KKN Kelompok 31 UPR .

“Pembagian bibit tanaman ini dilakukan dari tanggal 13-14 Agustus 2023 dengan jumlah bibit tanaman yang dibagikan sebanyak 664 bibit.” Ucap Rubi yang merupakan salah satu peserta KKN UPR.

Bibit tersebut juga ditanam di taman PKK bersama ibu ketua PKK dan anggotanya. Jenis tanaman yang dibagikan dan ditanam ada beberapa jenis, yaitu bibit buah sirsak, buah durian, buah jambu biji, buah jambu mete, dan petai.

Di sisi lain, Wahyu yang merupakan ketua kelompok KKN di desa Tumbang Tariak menyampaikan bahwa kelompoknya memilih bibit buah untuk dibagikan ke warga karena bibit buah lebih dominan disukai oleh masyarakat desa dan dapat ditanam dengan mudah.

“Program kerja yang diusungkan yaitu mengenai ketahanan pangan, dimana hal ini di harapkan dapat memberikan manfaat besar pada masyarakat kemudian. Dalam hal ini menjadi salah satu cara mahasiswa KKN khusus kelompok kkn 31 UPR sebagai upaya memberikan cara dalam ketahanan pangan di desa Tumbang Tariak tersebut.” Tambah wahyu.

Melalui aksi ini, kelompok mahasiswa KKN berharap agar pembagian bibit tanaman ini bisa menjadi upaya dalam mendukung perekonomian lokal. Dengan menanam dan merawat bibit pohon yang telah dibagikan, warga desa Tumbang Tariak bisa memiliki peluang untuk memanen dan menjual hasil panennya.

www.lintasberita1.com (RSM/ Foto:Rubi)