Kemudian, arah kebijakan keempat, memantapkan kondisi sosial budaya daerah berbasis kearifan lokal dengan melaksanakan pelestarian adat istiadat, seni budaya serta penguatan nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial akan terus menjadi perhatian utama.
Untuk arah kebijakan kelima yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kita akan mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel dan hal itu akan menjadi komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di daerah ini,” terangnya.
Menurut dia, sebagai bagian dari sinergi dengan pemerintah pusat, pihaknya akan menyesuaikan program kerja daerah dengan visi, dan misi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
“Termasuk juga bersinergi dengan program pemerintah provinsi Kalimantan Tengah,” tambah dia.
Dikatakannya, mengenai hal itu, ada beberapa prioritas utama yang akan dijalankan yakni dalam bidang ketahanan pangan, revitalisasi pendidikan dan kesehatan serta ekonomi berbasis teknologi guna mendorong digitalisasi UMKM dan industri lokal agar mampu bersaing diera global.
Melaksanakan pembangunan infrastruktur strategis dengan memastikan proyek infrastruktur daerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan sosial.

