“Kalteng memiliki cakupan wilayah yang cukup luas, dengan Sumber Daya Alam yang cukup melimpah, dapat menjadi moda pengembangan potensi industri, agro industry serta potensi lainnya yang dimiliki, guna kesejahteraan masyarakat Kalteng yang notabene memiliki kemajemukan baik suku, ras, serta budayanya,” jelasnya.

Edy menjelaskan dengan ditetapkannya Program Strategis Nasional Food Estate di Prov. Kalteng, yang berada di Kab. Pulang Pisau dan Kapuas dengan luasan lahan sekitar 165.000 hektar, dinilai dapat memberikan dampak yang luas diberbagai sektor bagi masyarakat, dengan menitikberatkan pentingnya kesejahteraan masyarakat sesuai dengan program prioritas nasional.

Terkait hal tersebut, pemetaan daerah-daerah strategis dan potensial sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur juga dapat dimanfaatkan secara maksimal, baik dari sektor pertanian, perikanan dan lainnya.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat serta Sumber Daya Manusia melalui peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, sehingga mampu bersaing serta terus tumbuh dan berkembang,” ungkap Edy.

Sementara itu, Gubernur Sugianto Sabran yang hadir di tengah-tengah acara menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir di awal acara. Gubernur juga mengucapkan selamat datang di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila.