Dalam jangka pendek Sunarti menjelaskan, Kostra Tani memiliki tujuan untuk penguatan sarana prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan. Sedangkan tujuan jangka panjang, Kostra tani untuk mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran BPP sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional umumnya dan Kalimantan Tengah khususnya.

“Sehingga diharapkan mampu meningkatkan peran pimpinan daerah mulai dari Kepala Desa, Camat, Bupati hingga Gubernur untuk menggerakkan penyuluh pertanian, petugas lapangan, hingga pelaku usaha lainnya dalam pembangunan pertanian,” harap Sunarti.

Kostra Tani menurut Sunarti juga bisa dijadikan tempat pelatihan lingkup kecil di tingkat kecamatan. “Menjadi on the Job training, memecahkan msalah langsung di lapangan. Pelatihan menjadi lebih konkret jika dilakukan di BPP kecamatan,” imbuh Sunarti.

Untuk menjadi posko Gerakan Kostra Tani, Kepala BPTP KALTENG menjelaskan perlu adanya penguatan sarana prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM, dan penyelenggaraan penyuluhan di tingkat kecamatan. “Tahun 2020 ini, ditargetkan penumbuhan komando strategis pembangunan pertanian,” tegasnya.

Lanjutnya, adapun langkah penguatan BPP yang dijadikan Posko Kostra Tani tersebut antara lain Pengadaan Sarana Prasarana (Jaringan Komputer, Jaringan Internet, Drone dan LCD), Penguatan Kelembagaan (Posluhdes dan Kelembagaan Ekonomi Petani), Peningkatan SDM Pertanian (Petugas Pendukung seperti Admin dan IT serta Penyuluh dan Petugas Fungsional Lainnya), hingga Peningkatan Penyelenggaraan (Penguatan Data dan Informasi, Layanan Agribisnis, dan Penguatan Brigade).