Keinginan koperasi Banama menjadi contoh bagi koperasi yang lain bersambut positif dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng Ati Mulyati, SE. Ia mengusulkan kepada pengurus koperasi Banama agar tidak lagi melakukan pemotongan iuran seragam korpri, dan iuran dharma wanita, dan yang ada nanti adalah iuran kesejahteraan.
“Untuk berapa jumlah iuran yang kita potong nanti kita pakati bersama, apakah Rp. 2.500 per orang, nanti kita sepakati lagi dalam rapat berikutnya. karena kegunaan uang kesejateraan ini adalah untuk membantu anggota dan keluarganya yang mengalami sakit,” jelas Ati.

Sebagai pembina koperasi, Atiberharap kepada pengurus yang nantinya terpilih dalam RAT nanti dapat berkomitmen, bertanggung jawab, dan mau berkorban untuk menakhodai koperasi Banama menjadi lebih baik lagi dalam memberikan kesejahteraan anggotanya. Apabila koperasi kita tidak menunjukan prestasi yang baik, maka koperasi binaan kita juga tidak bisa menhasilkan output apa-apa.
Sebelum menghari sambutannya, Ati berpesan agar dalam pelaksanaan RAT nanti tidak perlu berlama-lama. Ini menindaklanjuti pesan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dalam mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), diantaranya adalah dengan tidak belama-lama berada dalam suatu perkumpulan orang banyak, tidak bersalaman, dan lain sebagainya.

