Menurut dia, harapan agar masyarakat bisa melewati jembatan kereba di samlaikan warga disana.

“Tolong pihak PLTU bisa memperhatikan agar kehadiran PLTU ini bisa membuat kesejahteraan masyarakat.
Konsensi lahan yang digali. Dari sekarang pikirkan lokasi atau bekas tambang, jangan sampai nanti ditinggalkan begitu saja. Investasi kami sambut baik,”ungkapnya lagi.

Lohing juga mendorong managemen PLTU bjsa membina pemuda-pemudi lokal. Tidak perlu cari orang luar.

“Tolong perhatikan masyarakat lokal dan lingkungan,”sarannya.

Sementara itu Maulana Muhammad bagian hubungan pemerintah dan masyarakat PT. SKS (PLTU Kalteng -1) menjelaskan bahwa, saat ini sedang di bangun jaringan bagi masyarakat,
dimana tahun 2021 direncana bisa selesai dan dapat melayani masyarakat.

Selama ini ucapnya belum bisa mengalirkan ke rumah-rumah warga secara langsung karena tegangan listrik sangat tinggi, sehingga harus ada jaringan tambahan yang bisa disalurkan ke rumah warga.

Diungkapkan bahwa perusahaan selama ini juga aktif dalam berbagai kegiatan atau bantuan sosial, termasuk bantuan sosial keagamaan.

Diungkapkan bahwa PLTU PT. Surya Kalimantan Sejati (PT. SKS) sudah mulai dibangun dan beroperasi sejak Nopember 2020, dan sampai saat ini menunjang listrik melalui PLN di beberapa kabupaten di khususnya Kabupaten Gunung Mas dan Katingan, Kalteng.