Lebih Lanjut Ivo Sugianto Sabran menyampaikan, akibatnya dalam politik laki-laki masih mendominasi, sehingga dalam menyusun perundangan belum banyak berpihak pada perempuan. Tantangan ini harus dijawab dengan dialog bersama kelompok laki-laki dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan anak sehingga persoalan perempuan merupakan persoalan bersama perempuan maupun laki-laki.

Seperti yang telah diketahui, pada saat ini, kita sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia dan tidak terkecuali di Kalteng. Pandemi ini sangat mempengaruhi roda kehidupan masyarakat baik secara ekonomi, kesehatan, pendidikan serta ketahanan pangan keluarga. Ivo Sugianto Sabran mengungkapkan, namun pada saat yang sama, kaum perempuan juga berperan penting sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 diberbagai Daerah.

Ivo Sugianto Sabran mengutarakan, upaya perlindungan perempuan dan penguatan ekonomi melalui pemberdayaan perempuan sangatlah penting dilakukan diantaranya yaitu dengan memaksimalkan potensi perempuan untuk menggerakan roda perekonomian khususnya di era digital ini. Perempuan memiliki potensi dan berperan besar dalam pembangunan Nasional, tidak terkecuali dibidang ekonomi. Hal ini dapat tercapai jika potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan maksimal.